RSS

Korban pemerkosaan kejar terdakwa sambil gendong anak

Korban pemerkosaan kejar terdakwa sambil gendong anak

 N, korban pemerkosaan mengejar pelaku, DAP usai sidang vonis terhadap kasus pelecehan seksualnya di Pengadilan Negeri Depok. Korban mengejar pelaku sambil membawa anak hasil perkosaan tersebut.

VN menilai perbuatan yang dilakukan DAP terhadapnya tak bisa digantikan dengan hukuman penjara berapa lama pun. “Jika dia dipenjara puluhan tahun pun saya tetap keberatan. Dia sudah merusak hidup saya dan juga masa depan saya,” teriak VN di Depok, Jawa Barat, Jumat (8/2).

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok, Cheppy Iskandar mengatakan DAP, terdakwa kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dan divonis lima tahun penjara dan denda Rp 60 juta dengan subsider tiga bulan kurungan penjara.

“Terdakwa secara sah dengan sengaja membujuk korban untuk berbuat asusila,” kata Cheppy dikutip Antara.

Menurut Cheppy, DAP terbukti dengan sadar melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap VN hingga korban mengandung dan melahirkan anak. Dia menjelaskan, DAP terbukti dengan sengaja membujuk, merayu serta mengancam korban yang saat itu berusia 15 tahun untuk melakukan hubungan intim.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

Gadis 14 tahun asal India digilir dan diperkosa sekelompok pria

Gadis 14 tahun asal India digilir dan diperkosa sekelompok pria

Kaum perempuan di India kembali mengalami tindak pemerkosaan. Kali ini korban yang masih berusia 14 tahun diperkosa oleh sekelompok pria tidak dikenal di sebuah area pedesaan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (9/2), polisi sampai hari ini belum berhasil menahan satu orang pelaku sejak insiden mengerikan itu terjadi sepuluh hari lalu di di Desa Mandhala Channa, Negara Bagian Punjab. Kondisi gadis tidak disebutkan namanya itu saat ini dalam kondisi kritis.

Kepala Menteri Punjab, Kapten Amarinder Singh, kemarin mengutuk aksi pemerkosaan itu dan menyatakan kekhawatirannya lantaran semakin meningkatnya tindak pemerkosaan di Punjab. Dia juga mengatakan sangat terkejut bahwa polisi belum menangkap para pelaku.

Dia mengatakan sekitar 40 kasus pemerkosaan terjadi di Punjab setiap bulannya. Singh memastikan gadis itu saat ini telah mendapat perawatan terbaik setelah dipindahkan dari sebuah rumah sakit di Desa Mandhala Channa ke Kota Amristar.

Namun, pernyataan berbeda justru keluar dari Wakil Kepala Menteri Punjab, Sukhbir Singh Badal. Dia mengklaim Punjab merupakan negara bagian paling aman di India.

Singh mengatakan tahun lalu 12 pelaku pemerkosaan dibebaskan dari penjara di Punjab. Hal ini menurutnya telah membuktikan pemerintah Punjab tidak serius menanggapi kasus pemerkosaan.

Tim dokter yang merawat gadis itu mengatakan kondisi korban telah stabil. Namun, pihaknya belum bisa memberikan pernyataan terkait kondisi kesehatannya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

Kecelakaan anak Hatta, kasus Annisa dan ketidakadilan aparat

Kecelakaan anak Hatta, kasus Annisa dan ketidakadilan aparat

Aparat penegak hukum sepertinya sudah benar-benar tak peduli lagi dengan keadilan warga negara. Mereka hanya bisa garang saat berhadapan dengan orang kecil, tetapi seketika nyali menciut saat berurusan dengan para penggede. Segala macam kritik masyarakat hanya masuk kuping kanan, lalu keluar kuping kiri.

Dagelan hukum kembali dipertontonkan. Semakin kentara jika membandingkan penanganan kasus kecelakaan maut anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa dengan kasus loncatnya mahasiswi Universitas Indonesia Annisa Azward (20) dari angkot. Memang dalam kasus ini Annisa adalah korban, dan sopir angkot, Jamal bin Samsuri (37) memang harus diperiksa.

Tetapi yang mengherankan adalah soal penahanan. Sejak kejadian Rabu (6/2), Jamal langsung ditahan di Unit Lantas Daan Mogot, Jakarta Barat. Hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya unsur kriminalitas, seperti percobaan perampokan, pemerkosaan dan penculikan. Dugaan sementara mahasiswi semester empat itu nekat loncat karena ketakutan.

Jika memang dalam perjalanan ditemukan unsur pidana, tentu Jamal harus dihukum dengan ketentuan yang berlaku. Kini polisi sudah menetapkan Jamal sebagai tersangka, dengan dijerat pasal 283 Jo Pasal 310 ayat (3) UU Lalu Lintas, yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang dan diancam hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, Jamal juga bisa dijerat dengan UU Lalu Lintas karena membawa angkot di luar trayek.

Jika menengok kasus Jamal tentu tak seberat dengan Rasyid. Putra bungsu Hatta Rajasa itu pada 1 Januari silam, mengemudikan mobil BMW dengan kecepatan tinggi lalu menabrak mobil Luxio di Tol Jagorawi. Dalam kecelakaan tersebut dua orang meninggal. Memang Rasyid sudah menjadi tersangka, tapi diistimewakan. Rasyid dijerat pasal 283, 287 dan 310 UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Setelah kejadian, polisi tidak menahan pria yang menimba ilmu di London, Inggris itu dengan alasan trauma, dan pihak keluarga memberi jaminan Rasyid akan kooperatif.
Ternyata Rasyid kembali mendapat perlakuan khusus. Saat pelimpahan berkas tahap kedua dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Rasyid tidak ditahan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melihat kasus yang dialami sopir angkot lebih ringan ketimbang kasus anak Hatta yang menelan korban jiwa. Seharusnya, kata Neta, jika Jamal yang belum terbukti melakukan pidana ditahan, Rasyid juga mendapat perlakukan yang sama.

“Kasus lebih berat Rasyid, harusnya diperlakukan sama dengan sopir angkot, Rasyid harus ditahan,” katanya.

Kondisi seperti ini kata Neta, akan semakin memperburuk citra aparat kepolisian di mata masyarakat. Untuk itu, dia mendorong, agar kejaksaan membuat dakwaan dengan benar. “Jangan sampai karena BAP lemah berdampak pada dakwaan. Sehingga nanti hakim menjatuhi putusan hukuman percobaan,” ujarnya.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius menjamin proses penyelidikan kasus Annisa akan berjalan secara obyektif. “Sekarang polisi sedang mencari saksi-saksi lain untuk objektifitas, supaya tidak salah dalam mengambil keputusan. Saya sudah meminta ke jajaran Polda Metro Jaya kalau tidak bersalah (sopir) yang harus dilepas,” kata Suhardi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

Rumah bandar narkoba digerebek, 7 wanita diamankan

Rumah bandar narkoba digerebek, 7 wanita diamankan

 Satu unit rumah di Jalan Arif Rahman Hakim Gang Sehat, Medan, yang diduga dijadikan tempat transaksi dan penggunaan narkoba, digerebek personel Polsekta Medan Area, Selasa (12/2) sore. Dari lokasi itu, petugas mengamankan tujuh perempuan berikut barang bukti sabu-sabu dengan berat hampir 0,5 ons dan alat isap.

Penggerebekan terhadap rumah itu bermula dari informasi yang diterima personel Polsekta Medan Area pada Jumat (8/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Masyarakat mengadu karena resah melihat rumah itu sering didatangi sejumlah orang tak dikenal. Mereka menduga ada aktivitas terlarang di sana.

Setelah melakukan penelusuran dan penyelidikan, personel Polsekta Medan Area pun melakukan penggerebekan. Dari dalam rumah ditemukan hampir 0,5 ons sabu-sabu dan sejumlah alat isap.

Tujuh perempuan yang ada di dalam rumah itu pun langsung digelandang ke Mapolsekta Medan Area. Ketujuhnya masing-masing G (20), warga Perumnas Mandala; Mir (41), warga Jalan AR Hakim Gang Sehat L (25), warga Tembung S (22), warga Percut ES (19), warga Jalan Metrologi Ujung R (20), warga Jalan Karya Kasih dan EN (23), mahasiswi UISU, warga Jalan Karya Kasih.

Saat diperiksa ketujuhnya membantah sebagai pengedar dan pengguna narkoba. Mereka berkilah hanya bertamu di rumah itu. “Ketujuhnya masih kami periksa. Kasus ini masih dikembangkan,” kata Kapolsekta Medan Area Kompol Rama Samtama Putra.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

PENYULUHAN NARKOBA DAN BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN TUBUH SISWA KELAS 8 SMP SANTO YOSEF LAHAT

 

Untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan juga  informasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan tubuh, SMP Santo Yosef bekerjasama dengan puskesmas Pagar Agung Lahat menggelar penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMP Santo Yosef pada hari Rabu (14/3) dan diikuti oleh seluruh kelas 8 sebanyak 138 siswa. Narasumber dalam penyuluhan ini berasal dari tenaga kesehatan Puskesmas Pagar Agung Lahat yaitu Dr. Desi dkk…….
Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi pelajar, khususnya siswa SMP santo Yosef tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan juga bahaya merokok bagi kesehatan tubuh sehingga  mereka akan berupaya untuk menjauhinya. Sebab saat ini penyalahgunaan narkoba dan juga kebiasaan merokok yang dilakukan oleh para remaja kondisinya sungguh memprihatinkan.
Pada penyuluhan kali ini Dr.Desi menjelaskan kepada siswa tentang faktor-faktor penyebab penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya), gejala dini penderita NAPZA, ciri-ciri remaja yang berpotensi menggunakan NAPZA serta bagaiman cara yang dilakukan untuk terhindar dari penyalahgunaan NAPZA.
Sedangkan berkaitan dengan bahaya merokok, Dr. Desi berawal menjelaskan tentang zat-zat  apa saja yang terkandung dalam rokok sehingga dapat dikatakan berbahaya bagi tubuh manusia. Kemudian pada paparan selanjutnya dijelaskan mengenai  perokok aktif dan perokok pasif, apa bahaya yang ditimbulkan bagi perokok aktif dan pasif serta bagaimana cara supaya orang yang kecanduan rokok bisa berhenti total.
Dari pengamatan guru pendamping, selama kegiatan berlangsung para siswa terlihat begitu antusias, apalagi dalam penyajian materi disertai gambar-gambar sehingga menarik perhatian siswa. Respon yang muncul dari siswa beragam, khususnya pada saat Dr. Desi menyebutkan ciri-ciri pemakai NAPZA, para siswa saling mengamati teman-teman mereka sambil tertawa. Pada intinya kegiatan ini menjadikan siswa memilki  pengetahuan yang lebih luas lagi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh, sehingga diharapkan mereka menghindarinya.
Di akhir sesi bapak Paulus Wargito, S. Pd selaku Waka Kurikulum menyampaikan kepada seluruh siswa, bahwa setelah mengetahui lebih dalam lagi tentang bahaya narkoba dan rokok maka diharapkan siswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, apalagi terpengaruh oleh pergaulan yang tidak baik. Diharapkan siswa untuk mengisi waktu belajar dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga dan kegiatan lainnya. Sebab dengan tingginya aktivitas, maka hal-hal yang berkaitan dengan penyalahgunaan Narkoba dan juga kebiasaan merokok dapat diminimalisir.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

Para peneliti menilai kegiatan pemicu deforestasi & mendesak para negara bertindak di Doha

Menangani berbagai pendorong pembabatan hutan, seperti misalnya pertanian, akan segera menghasilkan berkurangnya emisi dari hutan. Ollivier Girard/CIFOR

Menangani berbagai pendorong pembabatan hutan, seperti misalnya pertanian, akan segera menghasilkan berkurangnya emisi dari hutan. Ollivier Girard/CIFOR

DOHA, Qatar (27 November 2012)_Untuk pertama kalinya para ilmuwan telah menilai kegiatan-kegiatan utama yang memicu deforestasi dan degradasi hutan pada tingkat nasional di hampir semua negara berkembang — yang memberikan informasi penting untuk negara-negara yang sedang menegosiasikan kebijakan perubahan iklim pada pembicaraan tentang iklim PBB selama dua minggu di Doha.

Pertanian ditemukan sebagai pendorong dari 80 deforestasi dunia.

“Menangani berbagai pendorong pembabatan hutan, seperti misalnya pertanian, akan segera menghasilkan berkurangnya emisi dari hutan,” ujar Gabrielle Kissinger dari  Lexeme Consulting dan penulis pembantu  laporan sintesis untuk para pembuat kebijakan  REDD+.

“Sebuah keputusan PBB mengenai pendorong akan memberi tanda kepada negara negara yang terlibat dalam REDD+ betapa pentingnya pendorong itu sebenarnya..dan sangatlah penting untuk berbagai negara mulai untuk menangani isu ini sekarang bila mereka ingin memenuhi komitmen pengurangan emisinya.”

Sampai akhir-akhir ini, hanya sedikit negara yang mampu mengatakan dengan tepat seberapa besar proporsi deforestasi yang terkait dengan pertanian, infrastruktur, pertambangan atau pembalakan karena kurangnya data.

Laporan tersebut, salah satu dari yang pertama yang meninjau pendorong global secara ekstensif dengan dasar negara ke negara, menemukan bahwa pertanian komersial merupakan pendorong deforestasi yang paling penting di Amerika Latin (menyebabkan 67 persen deforestasi), sementara ekstraksi kayu dan kegiatan penebangan mendominasi di Afrika dan Asia (menyebabkan 70 persen dari deforestasi).

Temuan semacam itu diharapkan memberi informasi pada negosiasi mengenai pengukuran dan pelaporan gas rumah kaca (MRV) dalam  REDD+, suatu area yang diharapkan banyak orang akan diselesaikan pada akhir minggu depan.

“Memahami apa yang mendorong perubahan di hutan Anda, baik sekarang maupun di masa lalu, merupakan hal penting dalam mengembangkan tingkat acuan emisi untuk REDD+ sehingga kami menganggap keadaan nasional dan skenario pendukung yang menyimpang dari kecenderungan historis,” ujar Martin Herold, seorang ilmuwan dengan Wageningen University dan rekanan dengan Center for International Forestry Research (CIFOR).

“Namun sedikit sekali penelitian yang telah dilakukan mengenai bagaimana menganalisis emisi gas rumah kaca dari pendorong karena data nasional dan lokal yang diperlukan sering kali tidak mudah didapat.”

Sebuah keputusan PBB mengenai pendorong akan memberi tanda kepada negara-negara yang terlibat dalam REDD+ betapa pentingnya pendorong itu sebenarnya dalam memerangi emisi karbon.

“Menangani berbagai pendorong pembabatan hutan, akan secara langsung mengakibatkan berkurangnya emisi dari hutan. REDD+ ialah sebuah skema mitigasi iklim yang memberikan insentif finansial kepada negara-negara berkembang untuk menghindari emisi gas rumah kaca yang berhubungan dengan pembabatan hutan. Keberlangsungan jangka panjang dari skema tersebut tergantung pada mengubah kegiatan-kegiatan bisnis-seperti-biasa yang menyebabkan pembukaan lahan hutan dan emisi gas rumah kaca dari hutan.

Kegiatan-kegiatan ini, atau pendorong deforestasi, diklasifikasikan sebagai langsung atau tak langsung. Pendorong langsung adalah kegiatan manusia yang secara langsung mengubah tutupan hutan seperti misalnya ekspansi urban, infrastruktur, pertambangan, penebangan kayu atau pertanian. Pendorong tidak langsung ialah proses-proses internasional dan nasional yang rumit yang memengaruhi kegiatan manusia, seperti misalnya perubahan dalam pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan populasi, harga-harga dan tata kelola komoditas

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized

 

POS DIKTI 2012 STMIK PRINGSEWU

Pada gelaran POS DIKTI 2012 ini, seluruh mahasiswa baru STMIK PRINGSEWU LAMPUNG diwajibkan untuk mengikuti kegiatan POS DIKTI sebagai upaya pengenalan kampus bagi mahasiswa baru tersebut. POS DIKTI 2012 STMIK PRINGSEWU LAMPUNG diselenggarakan mulai tanggal 28 – 30 September 2012.

Dalam Program Orientasi Studi Pendidikan Tinggi (POS DIKTI 2012), untuk tahun ini pembukaan POS DIKTI 2012 STMIK PRINGSEWU LAMPUNG diselenggarakan di STMIK PRINGSEWU LAMPUNG Kampus Gading Rejo. Acara pembukaan tersebut berlangsung pada hari Jum’at 28 September 2012 mulai pukul 08.00 – selesai yang dibuka oleh Letkol (Inf.) Rionardo Komandan Kodim (Dandim) 0424/Tanggamus sekaligus menjadi narasumber tentang 4 Pilar Kebangsaan. Hadir pula dalam acara pembukaan POS DIKTI 2012 tersebut ; Fauzi, S.E., M. Kom., Akt. (Ketua Yayasan), Rita Irviani, M.M. (Ketua STMIK Pringsewu), E. Yunaeti A, M.T.I (Wakil Ketua I), Kasmi, S.E., (Wakil Ketua II), Nur Aminudin, M.T.I (Wakil Ketua III), para Bapak/Ibu dosen pendamping mahasiswa, serta para pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa).

Acara pembukaan POS DIKTI 2012 STMIK PRINGSEWU LAMPUNG diikuti sekitar 650 mahasiswa baru STMIK PRINGSEWU LAMPUNG. Dimana seluruh peserta tersebut merupakan mahasiswa dari Program Studi : Sistem Informasi, Manajemen Informatika.

Sesuai dengan jadwal acara, maka pada acara pembukaan POS DIKTI 2012 tersebut terlebih dahulu dimulai dengan tari sigeh penguten oleh mahasiswa STMIK Pringsewu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 12, 2013 in Uncategorized